Hari ini sekitar pukul 9 malam hujan mengguyur Jakarta dengan lebatnya, yang terbetik pertama kali dalam pikiran adalah "Apakah banjir lagi ?", setelah telusuri situs detik.com emang benar hujan kali ini telah merendam kawasan blok M setinggi lutut orang dewasa. Setelah gue tertidur dan akhirnya bangun kembali sekitar pukul 12.30 malam, gue masih mendengar gemericik air hujan di luar kamar yang menandakan air hujan belum juga reda dan terdengar suara orang - orang di lantai bawah (lantai satu), apakah air hujan sudah masuk kamar mereka yang ada di lanatai satu ? i don't know.
Jakarta saat ini identik dengan banjir ketika ada guyuran hujan, apalagi di tambah kalo daerah depok, bogor hujan dengan deras dapat dipastikan banjir akan terulang kembali seperti tahun tahun sebelumnya.
Inilah wajah jakarta setiap musim hujan, banjir, kemacetan selalu menghiasi wajah kota jakarta yang besar ini setiap tahunnya. Adakah tindakan pemerintah yang riil untuk mengatasi masalah ini ?, walaupun kata orang sudah ada pembangunan banjir kanal barat dan banjir kanal timur, toh jakarta masih tetap banjir. Aku cuma bisa nunggu pada kebijakan pemerintahan jakarta yang baru, kemarin yang berkoar koar "Kami punya solusinya...".
Aku bosan, ketika ada pejabat terkait dalam wawancara TV selalau mengatakan banjir kiriman, kalo nurut saya emang itulah prinsipnya, air selalu bergerak dari dataran tinggi ke dataran rendah, jadi jangan di kambing hitamkam dengan kata kata banjir kiriman. namun buktikan dengan riil banjir bisa diatasi di kota jakarta tercinta ini. Jangan cuma bisa membangun dan membangun tanpa memikiran dampak terhadap lingkungan yang akan di timbulkannya.
Jakarta saat ini identik dengan banjir ketika ada guyuran hujan, apalagi di tambah kalo daerah depok, bogor hujan dengan deras dapat dipastikan banjir akan terulang kembali seperti tahun tahun sebelumnya.
Inilah wajah jakarta setiap musim hujan, banjir, kemacetan selalu menghiasi wajah kota jakarta yang besar ini setiap tahunnya. Adakah tindakan pemerintah yang riil untuk mengatasi masalah ini ?, walaupun kata orang sudah ada pembangunan banjir kanal barat dan banjir kanal timur, toh jakarta masih tetap banjir. Aku cuma bisa nunggu pada kebijakan pemerintahan jakarta yang baru, kemarin yang berkoar koar "Kami punya solusinya...".
Aku bosan, ketika ada pejabat terkait dalam wawancara TV selalau mengatakan banjir kiriman, kalo nurut saya emang itulah prinsipnya, air selalu bergerak dari dataran tinggi ke dataran rendah, jadi jangan di kambing hitamkam dengan kata kata banjir kiriman. namun buktikan dengan riil banjir bisa diatasi di kota jakarta tercinta ini. Jangan cuma bisa membangun dan membangun tanpa memikiran dampak terhadap lingkungan yang akan di timbulkannya.

0 komentar:
Poskan Komentar